Indonesia Telecom News Aggregators™

XL Tidak Mundur dari Palapa Ring


grand design palapa-ringJakarta – PT Excelcomindo Pratama (XL) tidak mundur dari konsorsium Palapa Ring. XL hanya meminta penjadwalan ulang kontribusi pendanaan proyek tersebut.

“XL tidak mundur secara total, hanya tahun ini tidak bisa (mendanai Palapa Ring), tetapi masalahnya tender harus tetap mulai, XL terpaksa ditinggal,” kata Dirjen Postel Depkominfo, Basuki Yusuf Iskandar.

Basuki menyerahkan masalah XL ini kepada konsorsium Palapa Ring termasuk nantinya XL akan masuk lagi mendanai Palapa Ring pada tahun kedua pembangunannya.

Sementara mengenai pendanaan Palapa Ring yang diambilkan dari dana TIK (teknologi informasi dan komunikasi), Basuki mengatakan hal tersebut perlu dikoordinasikan dengan instansi pemerintah terkait seperti Departemen Keuangan.

“(Penggunaan dana TIK untuk pembiayaan Palapa Ring) sedang kita rancang, karena banyak hal yang harus dikoordinasikan, misalnya dengan Depkeu,” katanya.

Sebelumnya, XL menyatakan tetap ikut dalam proyek konsorsium Palapa Ring dan tidak pernah menyatakan mundur dari keanggotaan konsorsium Palapa Ring.

“Mengingat kondisi finansial perseroan saat ini sebagai akibat dari krisis global akhir-akhir ini, kemampuan perseroan untuk mendanai kegiatan investasi termasuk pembangunan proyek-proyek perlu dijadwalkan kembali, termasuk keikutsertaan dalam proyek pembangunan Palapa Ring pada tahun 2009,” kata Corporate Secretary XL, Ike Andriani melalui siaran pers ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (27/5).

XL berharap rencana pemerintah untuk meluncurkan proyek Palapa Ring pada 2009 tidak akan terganggu dengan penjadwalan ulang kontribusi pendanaan proyek tersebut.

“Mengenai waktu penjadwalan ulang kontribusi perseroan dalam proyek Palapa Ring, kami siap membahasnya dengan seluruh anggota konsorsium. Hal ini telah kami sampaikan kepada Ketua Management Committee proyek pembangunan Palapa Ring dengan surat tertanggal 26 Mei 2009,” kata Ike.

Palapa Ring merupakan proyek strategis inisiatif pemerintah yang didanai oleh konsorsium yang beranggotakan PT Telekomunikasi Indonesia, PT Indosat, PT Exelcomindo Pratama, dan PT Bakri Telecom.

Proyek itu membutuhkan investasi 180,4 juta dolar AS dengan konfigurasi panjang jaringan 4.450 km terdiri atas 3.850 km submarine cable dan 600 km inland cable. Sementara jumlah landing point 15 dan direncanakan bakal melintasi 21 kabupaten/kota di Indonesia bagian timur.

Realisasi Palapa Ring juga terancam mundur karena tertundanya waktu pesan untuk peralatan dari negara-negara produsen yang berakibat pada semakin lambatnya pengiriman alat dan infrastruktur untuk proyek.

source : http://www.inilah.com

Filed under: Telco

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yahoo

Blog Stats

  • 10,542 hits

Indotelconews Twitter

Calender

September 2009
M T W T F S S
    Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2 other followers

%d bloggers like this: