Indonesia Telecom News Aggregators™

Penggemar Google Docs Meningkat Pesat


google-docsaJakarta – Dominasi Microsoft Office di lingkungan perkantoran kini mendapatkan tantangan baru, tapi bukan datang dari aplikasi penyunting open source.

Menurut survei teranyar yang dilakukan oleh firma IDC, tantangan besar yang dihadapi oleh Microsoft, datang dari aplikasi penyunting dokumen online milik Google, yakni Google Docs.

Dikutip dari situs Computerworld, hasil riset IDC menemukan bahwa 1 dari 5 perusahaan melaporkan bahwa aplikasi Google Docs di lingkungan kerja mereka sudah ‘digunakan secara luas’.

IDC meneliti 262 orang yang merupakan senior manager di berbagai perusahaan dari yang berskala kecil hingga berskala besar. Hasilnya, para manajer tadi mengungkapkan peningkatan yang cepat dalam hal ketertarikan pekerja untuk memakai aplikasi Google Docs.

Pada riset sejenis yang dilakukan oleh IDC dua tahun lalu, ada sekitar 5 persen perusahaan yang menyatakan bahwa Google Docs banyak dipakai oleh para pekerja di kantor mereka. Sementara pada riset IDC yang terbaru (Juli 2009), angka itu sudah meningkat menjadi 19,5 persen.

“Google Docs memang belum menggantikan Microsoft Office. Tapi faktanya aplikasi ini berkembang dengan cepat , dan ini ancaman yang sangat besar bagi Microsoft,” ujar Melissa Webster, analis IDC yang melaksanakan riset tersebut.

Namun, di luar pertumbuhan yang dialami Google Docs, ternyata sebaran Microsoft Office masih begitu luas. Saat ini pangsa pasar Microsoft Office masih berkisar pada angka sekitar 97 persen.

Dari situ, Melissa menjelaskan, terlihat banyak pekerja yang menggunakan kedua aplikasi tersebut. Namun, Webster mengatakan, bahwa Google Docs bisa mengkanibal peluang Microsoft alam hal tool penyunting dokumen online.

Microsoft berencana meluncurkan penyunting dokumen Office 2010, yang akan keluar bersama versi online-nya. Nantinya, Microsoft akan menyediakan berbagai opsi bagi pengguna untuk mengakses aplikasi Office lewat internet, langsung dari data center milik Microsoft.

Survei yang dilakukan oleh IDC meneliti perusahaan-perusahaan yang 80 persennya berasal dari Amerika Serikat, dan 64 persen dari perusahaan tadi berasal dari perusahaan TI. 35 persen perusahaan responden memiliki karyawan yang lebih sedikit dari 100 orang, dan 31 persennya memiliki lebih dari 5 ribu karyawan.

Survei sengaja tidak secara spesifik menentukan angka penyerapan Google Docs di perusahaan-perusahaan tadi, sehingga ungkapan bahwa Google Docs ‘digunakan secara luas’, diserahkan kepada para pembaca.

source : http://www.vivanews.com

Filed under: Internet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yahoo

Blog Stats

  • 10,542 hits

Indotelconews Twitter

Calender

September 2009
M T W T F S S
    Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2 other followers

%d bloggers like this: