Indonesia Telecom News Aggregators™

350 Juta Ponsel Sony Ericsson Diklaim Bebas Bhromine


sony ericcsonJakarta – Saat ini terdapat tujuh perusahaan elektronik yang telah merancang solusi ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan terhadap unsur kimia brominates dan chlorinates pada produk-produk mereka, salah satunya adalah Sony Ericsson.

ChemSec dan Clean Production Action mengungkap sebuah penelitian terhadap perusahaan industri elektronik terkemuka yang menitikberatkan pada peniadaan bahan kimia berbahaya pada produk mereka. Sony Ericsson diakui karena keberhasilannya mengurangi kandungan tertentu serta proses inventaris bahan kimianya.

Dengan mengimplimentasikan pendekatan siklus kehidupan untuk mengembangkan produk yang memperhatikan desain, jalur suplai, manufaktur, dan perawatan dalam penggunaan serta pasca penggunaan, Sony Ericsson telah bekerja sama bersama mitra untuk melangkah menghindari bahan-bahan yang tidak diinginkan. Sejak 2001, Sony Ericsson telah memulai menghindari penggunaan unsur brominated flame retardant (BFA) dari produknya dan kini sudah dinyatakan 99,9 persen bebas BFR dan benar-benar bebas dari PVC  . Perusahaan ini kini telah menjual hampir 350 juta ponsel bebas kandungan BFR.

Program ini dilakukan dalam kampanye “Greening Consumer Electronics : Menjauhi unsur Bromine dan Chlorine”. Selain itu berbagai produk ramah lingkungan pun telah digelontorkan Sony Ericsson.

Pada bulan Juni 2009, Sony Ericsson telah meluncurkan dua produk pelopor GreenHeart, C901 GreenHeart dan Naite, dan headset MH300 GreenHeart, salah satu headset paling ramah lingkungan. Naite akan mulai tersedia di pasar-pasar tertentu secara global mulai dari tanggal 7 Oktober 2009.

“Membangun warisan yang telah tercipta dari perusahaan induk kami, Sony Ericsson telah bekerja secara terus menerus untuk menjadi perusahaan terdepan dalam hal menghilangkan bahan-bahan berbahaya dari bagian ponsel,” tutur Djunadi Satrio Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia melalui keterangan resminya, Kamis (8/10/2009).

Pengakuan ini juga menggarisbawahi bagaimana Sony Ericsson yang tidak hanya mengurangi bahan-bahan yang berbahaya pada produknya, namun juga bagaimana Sony Ericsson mengambil tugas yang kompleks untuk mendirikan pusat data bahan kimia pada setiap produknya. Pada bulan Mei 2008, Sony Ericsson mulai mengimplementasikan sistem pengumuman bahan yang berfungsi mengumpulkan informasi dari supplier dengan tujuan untuk mengetahui apa yang terdapat dalam produknya serta untuk memonitor bahan berbahaya. Terlebih, Sony Ericsson telah memenuhi persyaratan dari Uni Eropa tentang Pelarangan Penggunaan Substansi Berbahaya, yang ditetapkan pada tahun 2006, dan secara aktif telah berhasil mengurangi banyak bahan-bahan yang tidak diinginkan dari proses manufakturnya.

source : http://www.okezone.com

Filed under: Gadget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yahoo

Blog Stats

  • 10,543 hits

Indotelconews Twitter

Calender

October 2009
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2 other followers

%d bloggers like this: