Indonesia Telecom News Aggregators™

Indonesia Masuki Era Kebangkitan Teknoprener


aninda bakrieJakarta – Setelah menyelesaikan tahap pembangunan infrastruktur komunikasi data dan suara (era ICT 1.0), kini Indonesia memasuki era ICT 2.0, di mana industri software dan konten mulai tumbuh.

Hal itu dikatakan oleh Anindya Bakrie, Wakil Ketua Kadin Bidang Telekomunikasi, Teknologi Informasi, dan Penyiaran, dalamkeynote speech yang disampaikan di acara Microsoft Innovation Day, diHotel Shangrilla Jakarta, 8 Oktober 2009.

“Dalam lima tahun terakhir, teledensitas (kepadatan populasi pengguna jaringan telepon) di Indonesia meningkat dari 10 persen menjadi 70 persen,” kata Anindya saat menyampaikan presentasinya yang berjudul ‘SME Technopreneurs as The BackBone of Our Society’.

Tak hanya itu, dari semula Indonesia menduduki peringkat kedua negara yang memiliki tarif telepon termahal di dunia, kini Indonesia menduduki peringkat kedua negara yang memiliki tarif telepon paling murah di dunia.

Kini, kata Anin, Indonesia telah memasuki era ICT 2.0 di mana banyak perubahan yang terjadi dari era sebelumnya. “Era ini diisi dengan bagaimana kita memanfaatkan konektivitas yang telah terbangun,” ujar Anin.

Masa ini, kata Anin, merupakan masa di mana terjadi kebangkitan teknopreneur dan perusahaan skala kecil dan menengah (UKM), munculnya ekosistem yang kolaboratif, terjadinya konvergensi teknologi, dan semakin tingginya peran komunitas dalam pemecahan masalah yang timbul.

Tidak seperti pada ICT 1.0 di mana didominasi dengan aktivitas para pemain besar yang melakukan pembangunan infrastruktur dengan belanja modal yang tinggi, di era ICT 2.0 masyarakat lebih banyak berkutat dengan software dan konten. Anin mencontohkan tumbuhnya industri Ring Back Tone yang begitu pesat di Indonesia.

Menurutnya, ini merupakan kesempatan bagi para UKM di bidang telematika (teknopreneur) berkembang. Apalagi, beberapa perusahaan besar seperti Microsoft, Google, Facebook, dan Apple juga bermula dari perusahaan berskala kecil.

Hingga kini, Anin menjelaskan, ada sekitar 45 juta perusahaan skala kecil dan menengah di Indonesia. Bila ditotal, seluruh UKM menyumbang 53 persen dari total GDP, dan 90 persen jumlah seluruh angkatan kerja di Indonesia.

source : http://www.vivanews.com

Filed under: Telco

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yahoo

Blog Stats

  • 10,542 hits

Indotelconews Twitter

Calender

October 2009
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2 other followers

%d bloggers like this: